<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="972">
 <titleInfo>
  <title><![CDATA[Kewenangan penegakan hukum di bidang lalu lintas antara penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dan Polri ditinjau dari Undang-Undang RI No.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dilingkungan dinas perhubungan Kabupaten Garut]]></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[Gun Gun Nugraha L210170018]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Primary Author]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
 <genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm>
   <publisher><![CDATA[Pascasarjana UNLA]]></publisher>
   <dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
  <languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
  <extent><![CDATA[xi, 170hlm.: lamp.; 30cm.]]></extent>
 </physicalDescription>
 <note><![CDATA[Munculnya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagai institusi diluar Polri untuk membantu tugas-tugas kepolisian dalam melakukan penyidikan dengan tegas diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dari kedua Undang-undang tersebut tampak jelas bahwa eksistensi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam proses penyidikan ada pada tataran membantu, sehingga tidak dapat disangkal lagi kendali atas proses penyidikan tetap ada pada aparat kepolisian, mengingat kedudukan institusi Polri sebagai coordinator pengawas (Korwas), sehingga menjadi hal yang kontra produktif apabila muncul pandangan bahwa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dapat berjalan sendiri dalam melakukan penyidikan tanpa perlu koordinasi dengan penyidik utama yaitu Polri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perhubungan dan pelaksanaan dari penegakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan untuk mengetahui hambatan-hambatan dan solusi mengatasi hambatan tersebut. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum yuridis normatif. Sumber data diperoleh dari data sekunder yaitu sumber hukum primer, sekunder, dan tertier. Metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan metode induktif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, peran Penyidik Pegawai Negeri (PPNS) Dinas Perhubungan dalam penegakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah sebagai pelaksana teknis undang-undang yakni sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kewenangan berdasarkan otonomi daerah yang diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 23 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hambatan yang dihadapi Dinas Perhubungan Kabupaten Garut dalam penindakan pelanggaran lalu lintas, dimana harus dengan pendamping dan koordinasi Kepolisian sehingga kewenangannya menjadi tumpang tindih. Sering kali dalam melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas di jalan bersama polisi, Dinas Perhubungan hanya sebagai pendamping polisi yang menyebabkan perannya menjadi minoritas.
]]></note>
 <note type="statement of responsibility"><![CDATA[1.Joko T.Suroso ; 2.Dudu Duswara M]]></note>
 <subject authority="">
  <topic><![CDATA[Ilmu Hukum]]></topic>
 </subject>
 <classification><![CDATA[340]]></classification>
 <identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier>
 <location>
  <physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Pascasarjana Universitas Langlangbuana]]></physicalLocation>
  <shelfLocator><![CDATA[340 NUG k]]></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1"><![CDATA[MIH263]]></numerationAndChronology>
    <sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
    <shelfLocator><![CDATA[340 NUG k]]></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2050" url="" path="/BAB I GUN GUN NUGRAHA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB I]]></slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2049" url="" path="/ABSTRAK GUN GUN NUGRAHA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ABSTRAK]]></slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2048" url="" path="/COVER GUN GUN GUNAWAN.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[COVER]]></slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2051" url="" path="/BAB II GUN GUN NUGRAHA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB Ii]]></slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2052" url="" path="/BAB V GUN GUN NUGRAHA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB  V]]></slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2053" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA GUN GUN NUGRAHA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[DAFTAR PUSTAKA]]></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image><![CDATA[cover_KEWENANGAN_PENEGAKAN_HUKUM.jpg.jpg]]></slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier><![CDATA[972]]></recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-20 13:20:57]]></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-03-16 14:24:07]]></recordChangeDate>
  <recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>