<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="820">
 <titleInfo>
  <title><![CDATA[Tindakan refresif anggota Polrestabes bandung dalam menangani tindak pidana yang dilakukan oleh geng motor dibawah umur dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak]]></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[Dede Sutarsa L210100009]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Primary Author]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
 <genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm>
   <publisher><![CDATA[Pascasarjana UNLA]]></publisher>
   <dateIssued><![CDATA[2012]]></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
  <languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
  <extent><![CDATA[viii, 83hlm.: lamp.; 30cm.]]></extent>
 </physicalDescription>
 <note><![CDATA[Aksi anarkis yang telah lama dilakukan oleh beberapa geng motor di kota Bandung telah menimbulkan korban jiwa, luka dan kerugian material lainnya. Langkah-langkah prevensif kepolisian tidak dirasakan manfaatnya, desakan dari ppemerintah dan masyarakat kepada pihak kepolisian mengakibatkan tindakan represif dalam melakukan penangkapan terhadap aksi geng motor yang melakukan aksi anarkis. Setelah ditangkap ternyata pelakunya mayoritas anak di bawah umur. Atas hal tersebut permasalahan hukumnya yang penulis teliti apakah terhadap anggota Polri yang melakukan tindakan represif terhadap pelaku geng motor dibawah umur dapat dikenakan sanksi pidana, kemudian bagaimana penyelesaiannya terhadap geng motor dibawah umur dikaitkan dengan undang-undang perlindungan anak.
Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normative, kemudian spesifikasi penelitiannya adalah metode deskriptif analitis, yaitu meneliti menjabarkan dan memberikan gambaran yang terperinci, serta menganalisis mengenai penindakan terhadap pelaku tindak pidana yang dilakukan oleh anak dibawah umur. Selanjutnya dalam rangka menganalisis data, penulis menggunakan, metode analisis normative kualitatif.
Akhir dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri dalam menangani aksi anarkis geng ini dilakukan dengan cara tindakan represif. Hal ini karena langkah preventif tidak membuahkan hasill, namun langkah represif ini melebihi ambang batas prosedur tetap. Kehadiran Polri tidak mencerminkan selaku alat Negara pelindung masyarakat, karena pelaku juga adalah anggota masyarakat, ditambah lagi para pelakunya anak dibawah umur dan sebagian ada perempuan. Atas tindakan yang melebihi wewenang tersebut, oknum polisi ini dapat diterapkan sanksi disiplin, kode etik dan dapat diterapkan sanksi pidana bahkan berikut dengan pemberatannya termasuk adanya tanggungjawab pimpinan yang harus diproses secara hokum. Selanjutnya tindakan hokum yang dapat dilakukan oleh anggota Polri dalam melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana anak anggota geng motor di kota Bandung adalah harus sesuai dengan prosedur hokum yang telah digariskan, pemilihan penanganan sesuai hukumnya masing-masing dengan cara yang baik dan benar, yaitu untuk orang dewasa laki-laki berdasarkan KUHAP untuk anak berdasarkan peraturan perundang-undangan di bidang anak nakal (UU KesejahteraanAnak, UU Pengadilan Anak dan UU Perlindungan Anak), demikian juga terhadap perempuan dengan tanpa melihat apakah perempuan tersebut masih anak-anak atau sudah dewasa.
]]></note>
 <note type="statement of responsibility"><![CDATA[1.Bernard Arief Sidharta ; 2.Hernawati RAS]]></note>
 <subject authority="">
  <topic><![CDATA[Ilmu Hukum]]></topic>
 </subject>
 <classification><![CDATA[340]]></classification>
 <identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier>
 <location>
  <physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Pascasarjana Universitas Langlangbuana]]></physicalLocation>
  <shelfLocator><![CDATA[340 SUT t]]></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1"><![CDATA[MIH111]]></numerationAndChronology>
    <sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
    <shelfLocator><![CDATA[340 SUT t]]></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier><![CDATA[820]]></recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-17 15:21:50]]></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-11-14 11:11:36]]></recordChangeDate>
  <recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>