<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="771">
 <titleInfo>
  <title><![CDATA[Kepasitas pemerintah daerah dalam pemberdayaan potensi Maritim ( suatu studi di kabupaten Bintan provinsi kepulauan Riau)]]></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[Budiyanto L230140030]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Primary Author]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
 <genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm>
   <publisher><![CDATA[Pascasarjana UNLA]]></publisher>
   <dateIssued><![CDATA[2017]]></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
  <languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
  <extent><![CDATA[]]></extent>
 </physicalDescription>
 <note><![CDATA[Penelitian ini mengkaji mengenai kapasitas pemerintah daerah dalam pemberdayaan potensi maritime di Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Teori dan knsep-konsep yang digunakan adalah Teori Kapasitas, Konsep Pemerintah Daerah, Konsep otonomi Daerah, Visi otonomi daerah dan pengertian Maritim itu sendiri.
Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif, yaitu berupaya menggambarkan suatu fenomena yang diteliti secara apa adanya di lapangan Metode ini dilakukan dengan cara membandingkan antara teori yang ada dengan data-data yang didapat dari studi kasus, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Observasi dan dokumentasi.
Hasil yang diperoleh adalah bahwa strategi yang digunakan terbagi menjadi strategi eksternal dan internal dimana pemerintah dapat melakukan keduanya sekaligus. Begitu pula dengan penanganan terhadap berbagai hambatan yang diantaranya terdiri dari hambatan politik, birokrasi, permodalan, pengetahuan dan teknolgi yang dapat dihadapi dengan melakukan kemitraan dengan pihak lain dimana hal tersebut menjadi solusi terbanyak yang mungkin dapat dilakukan oleh pemerintah dalam kapasitasnya sebagai pemberdayaan potensi kemaritiman untuk masyarakat di dalamnya.
]]></note>
 <note type="statement of responsibility"><![CDATA[1.Josy Adiwisastra ; 2.Yudi Rusfiana]]></note>
 <subject authority="">
  <topic><![CDATA[Ilmu Pemerintahan]]></topic>
 </subject>
 <classification><![CDATA[350]]></classification>
 <identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier>
 <location>
  <physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Pascasarjana Universitas Langlangbuana]]></physicalLocation>
  <shelfLocator><![CDATA[352 BUD k]]></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1"><![CDATA[MIP211]]></numerationAndChronology>
    <sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
    <shelfLocator><![CDATA[352 BUD k]]></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier><![CDATA[771]]></recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-17 11:11:03]]></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-09-14 15:06:17]]></recordChangeDate>
  <recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>