No image available for this title

Text

Implementasi kebijakan pengelolaan sampah di kota Bandung



Permasalahan sampah umumnya merupakan masalah klasik kota-kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi. Kota Bandung sebagai sebuah kota besar di Indonesia juga mengalami peningkatan penduduk secara cepat sehingga berpengaruh pada meningkatan volume sampah. Jumlah penduduk Kota Bandung saat ini kurang lebih sekitar 2,5 juta jiwa, sehingga prediksi timbulan sampah di Kota bandung adalah sebesar 7.500 m3/hari dengan berat jenis 225-250 Kg/M3. Upaya untuk melaksanakan pengelolaan sampah pada tataran kebijakan sebenarnya sudah diatur dalam UU No.18 tahun 2008. Undang-undang ini mengamanatkan bahwa penyelenggaraan pengelolaan sampah diperlukan kepastian hokum, kejelasan tanggungjawab dan kewenangan pemerintahan daerah serta peran masyarakat dan dunia usaha, sehingga dapat berjalan secara proporsional, efektif dan efesien,
Penelitian ini bertujuan untuk : a) Mengetahui factor-factor apa saja yang menjadi penghambat dalam implementasi kebijakan Pemerintah Daerah Kota tentang pengolahan sampah oleh Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung, b) Mengetahui apa saja usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam implementasi kebijakan pemerintah daerah kota Bandung tentang pengolahan sampah oleh Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung, c) Menemukan solusi baru mengenai implementasi kebijakan Pemerintah Daerah Kota Bandung tentang pengolahan sampah oleh Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung.
Untuk menganalisis permasalahan dan mencapai dalam penelitian ini digunakan teori Mazmanian dan sebatier yaitu a) mudah tidaknya masalah yang dikendalikan. b) kemampuan kebijakan untuk menstruktur proses implementasi. c) variabel-variabel diluar kebijakan yang mempengaruhi proses implementasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif karena penelitian bermaksud mengetahui dan memperoleh gambaran tentang implementasi pengelolaan sampah di Kota Bandung yang dilaksanakan oleh Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung, dalam penelitian deskriptif juga dilakukan pengukuran secara cermat dan mendalam terkait gejala social yang terjadi dan menghimpun fakta yang ada.
Pengelolaan sampah di Kota Bandung perlu mempertimbangkan beberapa aspek yaitu diantaranya pertama, kebijakan yang mampu menstrukturkan persoalan secara komprehensif. Kedua, peran dan kerjasama yang dibangun antara pemerintah sebagai pembuat dan pelaksana kebijakan, swasta sebagai mitra kerja untuk menudukung proses implementasi kebijakan dan partisipasi public. Ketiga, upaya untuk merubah cara pandang public terkait orientasi pengelolaan sampah di Kota Bandung yang awalnya merasa sampah sebagai masalah dan beban masyarakat menuju pada pemahaman sampah sebagai sumber ekonomis dan pelestarian lingkungan hidup.


Ketersediaan

MIP200352 LEK iMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
352 LEK i
Penerbit Pascasarjana UNLA : Bandung.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
350
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this