Detail Cantuman
Text
Pengaruh faktor-faktor implementasi kebijakan E-Procurement terhadap efektivitas pengadaan barang/Jasa di Kabupaten Cianjur (Studi pada Pengadaan Barang/Jasa Di Dishubkominfo Kabupaten Cianjur)
E-procurement merupakan proses pengadaan barang/jasa yang pelaksanaannya dilakukan secara elektronik (berbasis web/internet) E=procurement dilatarbelakangi oleh kelemahan-kelemahan pengadaan dengan sistem konvensional yang dilakukan dengan langsung mempertemukan pihak-pihak yang terkait pengadaan E-procurement hadir dalam rangka pemanfaatan perkembangan teknologi informasi dalam proses pengadaan barang/jasa serta untuk mewujudkan pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang efisien, efektif, adil dan transparan. Pada kenyataannya e-procurement masih memiliki beberapa hambatan serta permasalahan dalam pelaksanaannya. Hal ini menyebabkan perlunya untuk mengetahui bagaimana implementasi e-procurement pada tiap tahapannya serta bagaimana pengaruh implementasi e-procurement terhadap efektivitas pengadaan barang/jasa di Dishubkominfo Kabupaten Cianjur.
Penelitian ini dilakukan pada instansi Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan explanatory survey yaitu penelitian yang menyangkut pengujian hipotesis dan variabel-variabel penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yaitu pengumpulan data dilapangan. Populasi dan sampel pada peneitian ini yaitu panitia pengadaan dan pihak=pihak yang terlibat dalam sistem pengadaan, khususnya e-procurement. Data
Kemudian dianalisa dengan menggunakan Path Analysis untuk penilaian terhadap pengaruh simultan serta penjelasan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan semua dimensi yang ada pada variabel X mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y, sehingga apabila implementasi kebijakan e-procurement di Dishubkominfo Kabupaten Cianjur ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya menurut empat dimensi yang ada, maka secara simultan akan meningkatkan efektivitas pengadaan barang/jasa. Faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi variabel implementasi kebijakan disebut sebagai variabel epsilon ternyata ada. Dengan demikian jelas bahwa variabel factor-faktor implementasi kebijakan e-procurement dan epsilon sama-sama mempengaruhi variabel efektivitas pengadaan barang/jasa di Dishubkominfo Kabupaten Cianjur. Dari penelitian yang telah dilakukan pada keseluruhan dimensi dapat diketahui bahwa secara simultan semua dimensi yang ada pada variabel factor-faktor implementasi kebijakan e-procurement mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel efektivitas pengadaan barang/jasa sehingga apabula implementasi kebijakan e-procurement ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya pada empat dimensi yang ada maka secara simultan akan meningkatkan efektivitas pengadaan barang/jasa di Dishubkominfo Kabupaten Cianjur.
Ketersediaan
| MIP148 | 352 HER p | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
352 HER p
|
| Penerbit | Pascasarjana UNLA : Bandung., 2013 |
| Deskripsi Fisik |
xi, 132hlm.: ilus.; 30cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
350
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
1.Soeganda Priyatna ; 2.Arry Djauhari
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






