No image available for this title

Text

Optimalisasi informasi intelijen dalam kondusifitas keamanan dan ketertiban (studi kasus pada peran Bhabinkamtibmas dan Polmas di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung dan Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (Oki) Provinsi Sumatera Selatan)



Kasus-kasus kerusuhan berdarah yang terjadi di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Hir, Provinsi Sumatra Selatan dan Kabupaten Mesuji, Provinsi Langsung meninggalkan kenyataan pada pentingnya peran deteksi dini dan informasi intelijen dalam perwujudan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kasus-kasus kerusuhan tersebut dan ekses-eksenya sebenarnya dapat diminimalisir apabila peran program Perpolisian Masyarakat (Polmas) dan personel Bhayangkara Pembina keamanan dan ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dapat dilaksanakan secara optimal.
Penelitian ini berupaya untuk merumuskan optimalisasi informasi intelijen yang dilakukan oleh Polmas dan Bhabinkamtibmas dalam mewujudkan kondusdifitas keamanan dan ketertiban di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir,
Provinsi Sumatra Selatan; dan Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Dalam prosesnya peneliti berusaha untuk menganalisis kasus-kasus kerusuhan Mesuji, peran intelijen Polri dan program Polmas dan Bhabinkamtibmas, sehingga dapat dideuaikan peranan optimal bagi program Polmas dan Bhabinkamtibmas sebagai agen Pembina masyarakat dan pendeteksi dini informasi intelijen untuk mengantisipasi potensi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah-daerah di masa mendatang.
Penelitian kualitatif ini menggunakan model penelitian deskriptif teknik studi kepustakaan, studi lapangan, observasi, serta wawancara mendalam digunakan dalam rangka mengumpulkan data-data yang diperlukan. Dalam menganalisis data, proses reduksi data, pemaparan data, dan penyimpulan digunakan untuk memilah-milah dan merangkum data-data yang dikumpulkan serta disesuaikan dengan konsep dan teori sehingga didapati perumusan kesimpulan.
Penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan peran Polmas dan Bhabinkamtibnas di daerah-daerah kerusuhan menyebabkan meluasnya konflik menjadi semakin kompleks. Hal ini dapat ditanggulangi dengan pembentukan Kepolisian Resor di Kabupaten Mesuji, pembentukkan Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPM), pengadopsian Program Polmas dan perekrutan Bhabinkamtibmas, serta koordinasi komprehensif antara Polmas dan Bhabinkamtibmas dengan unsur-unsur Kepolisian Sektor di Desa=desa yang berpotensi tinggi sebagai tempat kerusuhan di masa mendatang.


Ketersediaan

MIP139352 SIS oMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
352 SIS o
Penerbit Pascasarjana UNLA : Bandung.,
Deskripsi Fisik
x, 110hlm.: gamb.; 30cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
350
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this