<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="666">
 <titleInfo>
  <title><![CDATA[Pengaruh implementasi kebijakan program keluarga berencana terhadap efektivitas kesertaan pria dalam program keluarga berencana dikecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat]]></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[Fitria Ayuningtyas Putri L230100029]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Primary Author]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
 <genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm>
   <publisher><![CDATA[Pascasarjana UNLA]]></publisher>
   <dateIssued><![CDATA[2012]]></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
  <languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
  <extent><![CDATA[xi, 169hlm.: lamp.; 30cm.]]></extent>
 </physicalDescription>
 <note><![CDATA[Program Keluarga Berencana telah banyak mengubah struktur kependudukan tidak saja dalam arti menurunkan tingkat kelahiran dan laju pertumbuhan penduduk namun  juga mengubah pandangan hidup penduduk terhadap nilai anak serta kesejahteraan dan ketahanan keluarga. Program Keluarga Berencana sangat terkait erat dengan penggunaan alat kontrasepsi yang sesuai dengan masing-masing individu. Namun pada saat ini banyak penduduk yang belum faham akan manfaat yang ditimbulkan atas penggunaannya. Terkait manfaat kontrasepsi walaupun sebelumnya telah ada sosialisasi namun masih banyak pendidik yang menolak program tersebut, hal inilah yang menjadi permasalahan dalam keberhasilan KB, terkait prosedur pemilihan dan penggunaan alat kontrasepsi. Hal menarik di Kabupaten Bandung Barat adalah Peserta KB. Aktif bila dibandingkan secara proporsional presentase kesertaan pria dan perempuan sangat tidak proporsional Sumbangan terbesar dan yang mempunyai dampak sangat signifikan terlaju pertumbuhan penduduk adalah pengguna alat kontrasepsi jangka panjang, yang salah satunya adalah Medis Operasi Pria atau dengan bahasa lain tingkat kesertaan KB pria masih perlu terus mendapatkan perhatian serius dan  ditingkatkan pencapaiannya.
Metode yang digunakan adalah metode explanatory survey. Peneliti belum dapat menjelaskan sebab-sebab fenomena terjadi secara general dan universal. Anggota populasi dalam penelitian adalah terdiri dari selain aparat pemerintah daerah dalam populasi dalam penelitian ini juga melibatkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat yang akan diwawancara sehingga dapat memberikan penjelasan yang utuh mengenai implementasi kebijakan program keluarga berencana serta pengaruhnya terhadap efektivitas kesertaan pria dalam program keluarga berencana di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.
Hasil penelitian menujukkan bahwa Implementasi Kebijakan keluarga berencana oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, akan mempengaruhi efektifitas kesertaan pria dalam kebijakan keluarga berencana di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Dimensi Struktur Birokrasi dalam Kebijakan keluarga berencana pada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam pelaksanaan menunjukkan kategori tinggi. Hal ini disebabkan sudah berjalannya prosedur kerja dan koordinasi di antara unit kerja yang memerlukan  penangganan dan pembagian tugas pekerjaan, sehingga demikian wewenang dan tanggung jawab diantara mereka sesuai dan sejalan yang diharapkan. Efektivitas kesertaan pria dalam kebijakan keluarga berencana di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat belum tercapai sesuai dengan target yang diharapkan, hal ini disebabkan sosialisasi implementasi kebijakan keluarga berencana oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kepada masyarakat yang dilakukan pada saat ini masih terbatas dalam penyampaian informasi dalam media yang terbatas dan formal, sehingga timbul keengganan masyarakat untuk melakukan dukungan dalam pencapaian efektivitas pria dalam kebijakan keluarga berencana di Kacamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat tersebut, yang kini belum tercapai secara optimal sesuai dengan yang diharapkan.
]]></note>
 <note type="statement of responsibility"><![CDATA[1.A.Kartiwa ; 2.Yudi Rusfiana]]></note>
 <subject authority="">
  <topic><![CDATA[Ilmu Pemerintahan]]></topic>
 </subject>
 <classification><![CDATA[350]]></classification>
 <identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier>
 <location>
  <physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Pascasarjana Universitas Langlangbuana]]></physicalLocation>
  <shelfLocator><![CDATA[352 PUT p]]></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1"><![CDATA[MIP131]]></numerationAndChronology>
    <sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
    <shelfLocator><![CDATA[352 PUT p]]></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier><![CDATA[666]]></recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-14 11:59:25]]></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-10-20 10:06:09]]></recordChangeDate>
  <recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>