Detail Cantuman
Text
Pengaruh perubahan organisasi pemerintah daerah terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Asmat
Organisasi Pemerintah Kabupaten Asmat, dalam menghadapi perkembangan kehidupan masyarakat yang semakin maju dan kompleks, cenderung kurang menunjukkan upaya untuk mengimbangi dengan perubahan iklim di dalam organisasinya. Hal ini terlihat dalam penempatan pegawai untuk menduduki jabatan fungsional sesuai dengan Profesionalisme yang dimiliki pegawai. Penempatan pegawai tersebut belum diikuti dengan kejelasan kewenangan dan tanggung jawabnya. Belum jelasnya kewenangan dantanggung jawab tersebut, membawa dampak selain pada karier pegawai itu sendiri, melainkan pula pada efektivitas penyelenggaraan pemerintah daerah. Untuk menghadapi perkembangan masyarakat yang semakin maju dan kompleks, diperlukan organisasi fungsional yang berorientasi kompetensi, bukan organisasi yang lebih bercorak structural yang berdimensi kekuasaan dan kewenangan. Dengan demikian penyusunan organisasi dalam rangka penataan organisasi (kelembagaan) Pemerintah Daerah, bukan semata disusun secara heararkis dengan mengandalkan kewenangan, melainkan dalam bentuk tim kerja yang pengisian pegawainya diisi pegawai yang memiliki keahlian di bidangnya. Penyelenggaraan koordinasi antar lembaga Pemerintah Kabupaten Asmat, ada beberapa bagian koordinasi yang belum terlaksana dengan baik, yang diindikasikan masih adanya pengelolaan perijinan yang dilakukan dan institusi dengan obyek perijinan yang sama. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membuat penelitian dengan judul Hubungan Perubahan Organisasi Pemerintah Daerah dengan Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (studi eksplanatif di Kabupaten Asmat).
Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah dirumuskan, penelitian ini menggunakan metode Survey Penjelasan (Explanatory Survey Method). Metode ini membuat penelitian yang dibatasi pada pengertian survai sampel yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya (Testing Reseach). Walaupun uraiannya juga mengandung deskripsi, tetapi sebagai penelitian relasional fokusnya terletak pada penjelasan hubungan-hubungan antar variabel. Suatu konsekuensi metode ini diperlukan oprasionalisasi variabel yang lebih mendasar kepada indicator-indikatornya (ciri-cirinya). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bentuk hubungan bivariate, karena bentuk hubungannya hanya didasarkan pada dua Variabel. Kedua variabel tersebut adalah Variabel Bebas (independent variabel) yaitu Perubahan Organisasi Pemerintah Daerah (Variabel X) dan Variabel Terikat (dependent variabel) yaitu Efektivitas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Variabel Y).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan semua dimensi yang ada pada variabel X mempunyai hubungan yang signifikan dengan variabel Y, sehingga apabila pada variabel Perubahan Organisasi Pemerintahan Daerah ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya menurut empat dimensi yang ada, maka secara simultan akan meningkatkan Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah tersebut. Variabel Epsilon ternyata sangat kecil, jelaslah bahwa variabel Perubahan organisasi sangat berhubungan dengan Variabel Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Asmat. Dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan teruji dan dapat diterima.
Ketersediaan
| MIP096 | 352 DAC p | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
352 DAC p
|
| Penerbit | Pascasarjana UNLA : Bandung., 2010 |
| Deskripsi Fisik |
xi, 160hlm.: lamp.; 30cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
350
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
1.Soeganda Priyatna ; 2.Arry Djauhari
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






