<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="342">
 <titleInfo>
  <title><![CDATA[Perbandingan hukum dalam konteks global sistem Eropa, Asia dan Afrika]]></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[Menski, Werner]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Primary Author]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
 <genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm>
   <publisher><![CDATA[Nusa Media]]></publisher>
   <dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
  <languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
  <extent><![CDATA[xvi, 888hlm.; 24cm.]]></extent>
 </physicalDescription>
 <note><![CDATA[Selama ini ativitas akademis di bidang teori hukum dan perbandingan hukum masih terbelakang dan terlalu bersifat eurosentris. Para akademisi terlalu lekat dengan cara-cara mempersepsi dan menkali hukum dengan kirang mempertmbangkan kandungan sosial yang khas kultur pada fenomena hukum dunia. Mereka juga lalai mengakui bahwa globalisasi itu tidak mengarah pada homogenisasi universal, melainkan pada peningkatan pluralisme hukum. Para ahli dan teoretisi hukum mau tidak mau saat ini harus menerima bahwa hukum dalam berbagai manifestasinya di seluruh penjuru dunia itu, akan selalu tetap, khas-kultur. Sekaranglah saatnya para akademisi hukum harus mulai mengkaji lebih dalam prinsip-prinsip dan model-model pelaksanaan hukum yang bagus yang telah berkembang di tempat lain.
Buku ini mengkaji konsep-konsep dan struktur-struktur sistem hukum Timur, menurut kerangka acuan mereka sendiri dan dalam konteks globalisasi.  Bab, Pendahuluan fokus pada globalisasi dan efek-efek pluralisasinya di bidang hukum.  Bab  1  fokus pada metodologi komparatif dengan menekankan berubahnya pemahaman tabiat hukum dalam dunai yang mengglobal dewasa ini.  Bab  2  fokus pada pluralisme hukum dan teori hukum global yang pluralistik.  Bab  3 membahas landasan teoriteori hukum baku yang dikenal selama ini dalam berbagai bentuknya yang didominasi Barat dan eurosentris.  Bab  4-7 mendidkusikan bukti historis dan kontribusi teoretis yang diberkan oleh sistem hukum Hindu, Islam, Afrika, dan Cina. Kesimpulan membuktikan sistem-sistem hukum non-Eropa juga punya tabiat plural dan bisa diterapkan diera globalisasi.]]></note>
 <note type="statement of responsibility"><![CDATA[]]></note>
 <subject authority="">
  <topic><![CDATA[Hukum Internasional]]></topic>
 </subject>
 <classification><![CDATA[340]]></classification>
 <identifier type="isbn"><![CDATA[9791305457]]></identifier>
 <location>
  <physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Pascasarjana Universitas Langlangbuana]]></physicalLocation>
  <shelfLocator><![CDATA[341.1 MEN p]]></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1"><![CDATA[170.01]]></numerationAndChronology>
    <sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
    <shelfLocator><![CDATA[341.1 MEN p]]></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image><![CDATA[cover_perbandingan_hkm.jpg.jpg]]></slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier><![CDATA[342]]></recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-01-27 09:43:33]]></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-12-17 10:11:01]]></recordChangeDate>
  <recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>