Detail Cantuman
Text
Teori dan kapita selekta kriminologi
Dikotomi pemikiran beberapa kriminologi dalam teori kriminologi bahwa kejahatan merupakan gejala individual dan bahwa kejahatan adalah sebagai gejala individual dan bahwa kejahatan adalah gejala sosial, merupakan dua konsep yang harus terus dikaji validitasnya. Namun di luar itu, setidaknya ada perihal lain yang tentu akan menyita perhatian kita dengan munculnya fenomena-fenomena baru dalam dunia kejahatan, seperti kejahatan transnasional dengan variannya yang demikian banyak.
Belakang, setelah era globalisasi dan perdagangan bebas dikenal adanya bentu kejahatan baru (pencucian uang, cybercrime, insider trading, manipulasi pasar dan lain-lain) sebagai produk peradaban maju dengan basis kecerdasan dalam berkalkulasi. Apabila sudah demikian, analisa dengan menggunakan teori klasik tentu akan menemui jalan buntu dan dibutuhkan suatu metode yang lebih nasional, yaitu melalui pendekatan sosiologi ekonomi makro.
Selain teori-teori klasik dalam konsep kriminologi yang dikemukan dalam buku ubu, sangat menarik untuk dicermati kajian penulis dalam setiap bagiannya karena memang ia seorang yang kompeten dalam bidang kajian kriminologi. Lebih-lebih aktivitas penuls banyak berkiprah pada tingkat internasional.
Ketersediaan
| 138.01 | 364 ATM t | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
364 ATM t
|
| Penerbit | Refika Aditama : Bandung., 2007 |
| Deskripsi Fisik |
xii, 150hlm.; 24cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
979-3304-30-8
|
| Klasifikasi |
364
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
2 Revisi Cet.2
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






