Detail Cantuman
Text
Sistem Penghitung Jumlah Orang Berbasis Internet Of Things
Saat ini Indonesia sedang berada pada kondisi yang sulit karena terjadinya pandemic Covid-19. Ditengah masa pandemic virus Corona (Covid-19) masyarakat dituntut melakukan adaptasi pada kehidupan sehari-hari. Adaptasi ini pun berlaku juga pada penyelenggaraan pelayanan public maupun pelaku usaha, dimana seketro pelayanan publik memperketat social distancing maupun physical distancing. Ini berlaku juga pada sekolah, sekolah sudah dibuka dengan tatap muka, sehingga banyak siswa dan pengunjung atau orang tua yang ke sekolah. Semua tempat usaha dan pelayanan public harus dibatasi jumlah orang yang beraktivitas di dalamnya agar jarak masing-masing orang tetap terjaga. Karena factor tersebut, dibutuhkan sebuah alat untuk menghitung jumlah orang yang masuk dan keluar di dalam ruangan maupun di luar ruangan secara realtime berbasis IoT (Internet of Things). IoT merupakan teknologi yang dapat mengkoneksikan suatu peralatan dengan internet untuk menjalankan beberapa fungsi. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem penghitungan jumlah orang menggunakan teknologi IoT untuk menyelesaikan permasalahan bagaimana agar proses monitoring penghitungan jumlah orang dalam antrian dapat dilakukan secara otomatis dan efisien dan bagaimana melakukan pemesanan nomor antrian dapat dilakukan secara online. Alat yang digunakan untuk membangun sistem adalah sensor infrared, mikrokontroler arduino ESP8266 Wemos D1 RI sebagai pengendali utama dari keseluruhan komponen, Arduino IDE dan Firebase. Terdapat berbagai penelitian yang telah dilakukan mengenai sistem perhitungan untuk mengetahui jumlah orang, namun masih menggunakan sensor ultrasonic untuk pembacaan jumlah orangnya, oleh karena itu untuk pembacaannya kurang baik, dikarenakan ada bunyi lain yang dapat masuk kedalam sensor ultrasonic. Untuk pengiriman peringatan melalui computer dengan aplikasi delphi dan aplikasi Blynk pada android, sehingga dikhawatirkan pesan peringatan jumlah orang akan banyak data yang masuk, karena tidak ada batabase dan peringatan seperti bunyi buzzer, jadi kemungkinan sistem error akan lebih besar kesalahannya.
Kata kunci : Mikrokontroler, monitoring, Realtime, IoT
Ketersediaan
| MTI126 | 004 FEB s | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
004 FEB s
|
| Penerbit | Pascasarjana UNLA : Bandung., 2022 |
| Deskripsi Fisik |
xvi, 116hlm.: lamp.; 30cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
004
|
| Tipe Isi |
text
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






