Detail Cantuman
Text
Pengaruh Implementasi Kebijakan Terhadap Kualitas Pelayanan Laporan Dan Pengaduan Masyarakat Pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Daerah Jawa Barat
Latar belakang masalah penelitian ini adalah belum Berkualitasnya Pelayanan Laporan Dan Gangguan Masyarakat Pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu di Polda Jawa Barat. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merumuskannya sebagai berikut : “Seberapa besar pengaruh Implementasi Kebijakan terhadap Kualitas Pelayanan Laporan dan Gangguan Masyarakat Pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu di Kepolisian Daerah Jawa Barat”. Untuk menganalisis masalah yang diteliti, peneliti mengajukan teori Implementasi Kebijakan dari Edward III (2002:125) berdasarkan empat dimensi, yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Sedangkan teori kualitas pelayanan digunakan dari Parasuraman (2006:22) berdasarkan lima dimensi, yaitu berwujud (tangible) keandalan (reability), ketanggapan (responsiveness), keyakinan (Assurance), empati (emphaty). Adapun hipotesis yang diajukan : “Besarnya Pengaruh Implementasi Kebijakan terhadap Kualitas Pelayanan Sentra Kepolisian di Kepolisian Daerah Jawa Barat”, ditentukan oleh dimensi yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi”, Metode penelitian yang digunakan Metode Eksplanatori Research. Adapun teknik pengumpulan data : studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi angket, wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (sensus) untuk menentukan sampel petugas sedangkan “Simple Random Sampling” (Sampel Secara Acak). Teknik analisa data dan pengujian hipotesis menggunakan rumus-rumus statistic korelasi Product Moment, Uji signifikan dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Pemerintah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kualitas Pelayanan Sentra Kepolisian di Kepolisian Daerah Jawa Barat. Hasil ini dibuktikan dengan variabel Pengaruh Implementasi Kebijakan Pemerintah berdasarkan dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi secara keseluruhan berada pada kondisi “cukup”. Demikian juga Kualitas Pelayanan secara keseluruhan berada pada kondisi “kurang”. Dengan demikian hasil uji statistic memperlihatkan korelasi (pengaruh) kedua variabel X dan Y adalah “kuat”, artinya Ho ditolak dan Hi diterima yang berarti bahwa hipotesis teruji secara empirik.
Ketersediaan
| MIP274 | 352 GIR p | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
352 GIR p
|
| Penerbit | Pascasarjana UNLA : Bandung., 2022 |
| Deskripsi Fisik |
xii, 108hlm.: lamp.; 30cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
352
|
| Tipe Isi |
text
|
| Tipe Media |
computer
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






