Detail Cantuman
Text
Upaya Promosi Kesehatan. Perilaku Kesehatan Masyarakat, Pencegahan Stunting, Dan Pengaruhnya Terhadap Terjadinya Kasus Stunting Di Kelurahan Lokus Stunting Kota Bandung
Latar Belakang : Balita stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang cukup lama yang ditandai tinggi badan anak lebih pendek dari standar seusianya. Anak stunting menghadapi resiko yang lebih besar untuk tumbuh menjadi orang dewasa yang kurang berpendidikan, miskin, kurang sehat dan lebih rentan terhadap penyakit tidak menular. Anak pendek merupakan predictor buruknya kualitas sumber daya manusia, yang selanjutnya menurunkan kemampuan produktif suatu bangsa di masa yang akan datang. Tingginya prevalensi stunting menjadi masalah yang bisa mengancam kesehatan anak.
Tujuan : untuk melihat hubungan antara factor promosi kesehatan, perilaku kesehatan masyarakat, dan pencegahan stunting terhadap terjadinya kasus stunting.
Metode: Jenis penelitian observasional dengan metode survey dan pendekatan cross sectional, Instrumen penelitian mengginakan kusieoner pada 300 ibu balita yang memiliki balita stunting di kelurahan lokus Kota Bandung. Data printer maupun sekunder diolah dan dianalisa dengan cara kuabtitatif dengan metode univariat, bivariate dan multivariate, menggunakan analisis regresi siknifikansi ditentukan dengan nilai p < 0,05 .
Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara promosi kesehatan (p-value=0,267), perilaku kesehatan (p-value = 0,272) dan upaya pencegahan stunting (p-value = 0,352) terhadap kejadian stunting.
Kesimpulan : Promosi kesehatan, perilaku kesehatan masyarakat dan upaya pencegahan stunting berhubungan dengan kejadian stunting sehingga perlu dilakukan inovasi-inovasi dan kontiunitas promosi kesehatan, baik dalam metode, media maupun bahasa penyuluhan yang dapat menggugah, dipahami dan tepat ditangkap maksudnya oleh masyarakat, sehingga masyarakat akhirnya merasakan manfaat dan pentingnya untuk mengubah perilaku kesehatan yang tidak baik dan pada akhirnya ikut serta aktif dalam upaya pencegahan stunting, sehingga target stunting dibawah 20% dapat tercapai.
Kata kunci : Stunting, promosi kesehatan, perilaku kesehatan masyarakat, upaya pencegahan stunting, lokus stunting.
Ketersediaan
| MM089 | 658 MUR u | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
658 MUR u
|
| Penerbit | Pascasarjana UNLA : Bandung., 2021 |
| Deskripsi Fisik |
xi, 120hlm.: lamp.; 30cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
658
|
| Tipe Isi |
text
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






