No image available for this title

Text

Tinjauan Viktimologi terhadap Rehabilitasi Korban Penyelahgunaan Narkoba dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika



Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika yang berkembang di masyarakat saat ini, bila dilihat dati tinjauan viktimologis tidak lepas dari realitas social. Masalah itu sangat erat kaitanya dengan social, ekonomi, politik dan budaya. Pada terpidana korban pemakaian narkoba dan psikotropika tersebut disamakan dengan terpidana criminal lainnya, sehingga maksud pemindanaan untuk suatu efek jera kesembuhan tidak tercapai tetapi justru semakin menambah sengsara korban, atau semakin membuat korban semakin jahat. Permasalahan lainnya adalah diabaikannya masalah pengobatan dan rehabilitasi korban pemakaian psikotropika, sehingga hal itu menarik untuk dikaji lebih dalam suatu penelitian.
Penelitian ini menurut spesifikasinya termasuk jenis penelitian deskriptif analitis, yaitu menggambarkan secara rinci tentang penerapan dalam rehabilitasi terhadap korban pemakai penyalahgunaan narkoba psikotropika dan kendala serta upaya yang telah dilakukan agar sesuai dengan ketentuan rehabilitasi sebagaimana diatur dalam Pasal 41, Pasal 64 dan Pasal 59 sampai dengan Pasal 72 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian yuridis normatif, sedangkan untuk metode analisis data menggunakan metode yuridis kualitatif. Analisis data dilakukan dengan cara analisis kualitatif yakni berdasarkan teori=teori hukum dan doktrin hukum.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kegiatan terapi dan rehabilitasi untuk penyalahguna narkoba yang kurang insentif, sifatnya belum berkesinambungan dan menyeluruh. Haln ini antara lain disebabkan oleh karena keterbatasan obat-obatan dan sumber daya manusia. Terapi dan rehabilitasi yang pernah diberikan di Lapas terhadap penyalahguna narkoba adalah melalui tindakan pengurangan pemberian obat-obatan, pengurangan konsumen obat-obatan dan atau pengurangan dampak buruk rehabilitasi social adalah proses kegiatan pemulihan dan pengembangan baik fisik, mental, maupun social agar pengguna psikotropika yang menderita sindroma ketergantungan dapat melaksanakan fungsi social secara optimal dalam kehidupan masyarakat. Rehabilitasi bagi pengguna psikotropika yang menderita sindroma ketergantungan dimaksudkan untuk memulihkan dan/atau mengembangkan kemampuan fisik, metal dan sosialnya. Disarankan juga agar saatnya pemerintah melalui departemen terkait membuat suatu pusat dan sekaligus Lembaga Pemasyarakatan khusus penyalahguna psikotropika


Ketersediaan

MIH292340 SUT tMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
340 SUT t
Penerbit Pascasarjana UNLA : Bandung.,
Deskripsi Fisik
128hlm.: lamp.; 30cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
340
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this